Rabu, 23 Oktober 2019

Linux Desa Os

Linux Desa OS

1. Sejarah perkembangan

DesaOS merupakan sebuah distro Linux yang dibuat khusus untuk desa, dikembangkan oleh Yayasan Gedhe Nusantara.

DesaOS merupakan sistem operasi komputer berbasis open source yang dikembangkan untuk mendukung penerapan teknologi informasi di wilayah perdesaan. DesaOS mampu berjalan pada komputer dengan spesifikasi rendah. Dalam pengembangan DesaOS, Developer Gedhe Foundation melibatkan masyarakat desa dalam perumusan konsep, uji  coba, maupun pemaketan aplikasi pendukung.


2. Fitur

Sifat Linux yangHal yang unik dari Desa OS adalah Anda bisa mendapatkan Sistem Informasi Desa (SIDESA 2.0) secara gratis untuk tata kelola pemerintahan desa. SIDESA membuat pemerintah desa dapat          melayani warganya dengan lebih efisien, cepat, dan tepat.         

Fitur unggulan kedua adalah SIKOMAR, Sistem Komunikasi antar Rakyat. SIKOMAR membuat Anda bisa melakukan panggilan telfon secara gratis menggunakan jaringan. Jika dalam satu Desa tercakupi oleh satu jaringan nirkabel, maka sangat mungkin sekali para warga tidak perlu   mengeluarkan pulsa hanya untuk menelfon tetangganya.


3. Perbandingan dengan OS lainnya

  Linux disusun berdasarkan standar system operasi POSIX yang sebenarnya diturunkan berdasarkan fungsi kerja UNIX.
v  UNIX kompatibel dengan Linux pada level system call, ini berarti sebagian besar program yang ditulis untuk UNIX atau Linux dapat direkompilasi dan dijalankan pada sistem lain dengan perubahan yang minimal. Secara umum dapat dikatakan Linux berjalan lebih cepat dibanding UNIX lain pada hardware yang sama, dan lagi UNIX memiliki kelemahan (tidak bersifat free).
v  MS-DOS memiliki kemiripan dengan Linux yaitu dari sisi file system yang bersifat hirarkis. Tetapi MS-DOS hanya dapat dijalankan pada prosesor x86 dan tidak mendukung multi user dan multi tasking, serta tidak bersifat free. Juga MS-DOS tidak memiliki dukungan yang baik agar dapat berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya, termasuk tidak tersedianya perangkat lunak network, program pengembang dan program utilitas yang ada dalam Linux.
v  MS-Windows dikenal memiliki kemampuan grafis yang user friendly, namun kemampuan mengolah perintah di command line interface-nya tidak dikembangkan, windows bersifat single user – multi tasking. Linux memiliki tampilan GUI yang menarik dan bervariasi, kemampuan shell (console) juga masih tetap unggul, konfigurasi sistem dapat dilakukan di tampilan GUI maupun konsole. Linux adalah SO yang Multi User-Multi Tasking.
v  Windows NT juga tersedia untuk Digital Alpha selain prosesor x86. Namun Windows NT masih memiliki beberapa kekurangan yang telah ada pada MS-DOS. Waktu untuk menemukan suatu bug dalam SO ini tak sebanding dengan harga yang harus dibayar. Linux memiliki mekanisme perbaikan bug’s yang sangat cepat karena distribusi paketnya yang menyedialan source code, sehingga kekurangan-kekurangan yang ditemukan dapat segera diperbaiki oleh semua orang yang menggunakan.

v  MacOS hanya dapat berjalan di komputer produk Apple, keluaran terbaru sudah dapat di install pada prosesor intel core duo. Namun memiliki kekurangan dari sisi ketersediaan perangkat bantu pengembang (development tool) dan juga kurang dapat secara mudah untuk berintoperasi dengan sistem operasi lainnya. Linux dapat dijalankan pada mesin Apple (PowerMac), dengan semua tipe prosesor yang ada.


4. Cara instalasi dan konfigurasi

1. Langkah pertama. Arahkan boot ke media installer, semisal ufd. Tunggu sampai keluar menu seperti ini: Coba DesaOS Tanpa Install, mencoba desktop DesaOS secara Live tanpa harus diintall dulu. Menginstall DesaOS, install / memasang DesaOS kedalam harddisk komputer. Pilih menu Coba DesaOS Tanpa Install, untuk mencoba sekaligus memasang.

Langkah kedua. Saat masuk mode live, pilih Gunakan Konfigurasi Standar untuk pengaturan panel.

Langkah ketiga. Klik 2 kali icon / klik kanan eksekusi Pasang DesaOS

Langkah keempat. Pilih Bahasa Indonesia, yang memang bahasa satu – satunya yang ada. Klik Lanjutkan

Langkah kelima. Ada halaman cek, setidaknya harddisk tersedia kosong 4,3GB(jika kurang bisa tidak dapat diinstall), terhubung pada sumber listrik(dikhawatirkan batre habis listrik, bisa gagal install jika listrik di batrai habis dayanya untuk pengguna komputer jinjing), terhubung pada internet(ini opsional, boleh di tidak pedulikan). Klik Lanjutkan

Langkah keenam. Akan dihadapkan Jenis Instalasi, pilih sesuatu yang lain untuk mengatur partisi sesuai kebutuhan.

Langkah ketujuh. Minimal pembagian partisi di Linux, ada “/” dibaca root dan ruang swap

Langkah kedelapan. Tentukan besar kapasitas “/” (berbagai sistem linux untuk jalannya sebuah os ada di partisi atau direktori tersebut)

Langkah kesembilan. Tentukan besar kapasitas ruang swap(virtual memory / memory cadangan),  biasanya 2 x ram hitungannya.

Langkah kesepuluh. Klik Pasang Sekarang, partisi untuk DesaOS sudah mulai terbentuk.
Pasang Sekarang

Langkah kesebelas. Dimanakah regional / waktu tempat berada. Klik Lanjutkan
Dimanakah Anda

Langkah kedua belas. Pilih susunan papan ketik komputer, untuk komputer yang masuk ke Indonesia, jenisnya English(US) – English(US).

Langkah ketiga belas. Isi Formulir Siapakah Anda, untuk profil menejemen user penggunaan komputer.
Siapakah Anda

Langkah keempat belas. Tunggu sampai slide selesai, boleh dibaca juga masing – masing slide sampai selesai.

Langkah kelima belas. Menemukan pilihan. Tombol Lanjutkan Pengecekan untuk yang masih ingin mencoba DesaOS dalam mode Live, Tombol Nyalakan Ulang Sekarang yang ingin segera merasakan kemudahan, ringannya belajar dan bekerja bersama DesaOS.

5. Spesifikasi

Syarat minimal dalam instalasi OS Ubuntu maupun OS Linux Mint (GUI Mode), diperlukan spesifikasi komputer sbb :
1. Prosesor Pentium Dual Core atau yang lebih tinggi
2. Minimum RAM 1 Gb (sebaiknya minimal 2 Gb)
3. Kartu VGA dengan memori minimal 256 Mb atau yang lebih besar
4. Ruang hard disik (untuk partisi) minimal 20 Gb (sebaiknya 40 Gb)
5. Koneksi internet dengan kuota bandwidth minimal 500 Mb.

Ruang harddisk sebenarnya sudah cukup untuk 20 Gb bila hanya untuk hanya pemakaian standar. Namun, apabila ingin melakukan pengembangan melalui aplikasi Wine, maka disarankan menyediakan ruang setidaknya 40 Gb. OS Ubuntu memiliki dua versi, yaitu versi 32 bit dan versi 64 bit. Jika Anda memiliki RAM hingga 4 Gb, disarankan untuk menggunakan Ubuntu versi 64 bit. Koneksi internet diperlukan, karena paska instalasi nantinya akan diminta untuk melakukan sejumlah pembaharuan (update) sistem operasi, termasuk untuk menginstalasikan fitur pendukung multimedia.

6. Kebutuhan OS

Desa Os adalah salahs satu distro linux yang diperuntukkan untuk warga desa. Dalam artian bukan untuk warga desa, melainkan untuk komputer / pc yang memiliki kekurangan dalam hal spek. Spesifikasi yang diperlukan untuk OS ini pun sangatlah rendah. Dengan kapasitas RAM 512 Mb, Os ini sudah berjalan dengan lancar.

Kamis, 10 Oktober 2019

Penjelasan Rip,IGRP,EIGP,BGP

Routing Information Protocol (RIP)
Routing protokol yang menggunakan algoritma distance vector, yaitu algortima Bellman-Ford. Pertama kali dikenalkan pada tahun 1969 dan merupakan algoritma routing yang pertama pada ARPANET. Versi awal dari routing protokol ini dibuat oleh Xerox Parc’s PARC Universal Packet Internetworking dengan nama Gateway Internet Protocol. Kemudian diganti nama menjadi Router Information Protocol (RIP) yang merupakan bagian Xerox network Services.

InEnchanced Interior Gatway Routing Protocil (EIGRP)
     EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol) adalah routing protocol yang hanya di adopsi oleh router cisco atau sering disebut sebagai proprietary protocol pada cisco. Dimana EIGRP ini hanya bisa digunakan sesama router cisco saja. Bgmn bila router cisco digunakan dengan router lain spt Juniper, Hwawei, dll menggunakan EIGRP??? Seperti saya bilang diatas, EIGRP hanya bisa digunakan sesama router cisco saja. EIGRP ini sangat cocok digunakan utk midsize dan large company. Karena banyak sekali fasilitas2 yang diberikan pada protocol ini.terior Gateway 

Routing Protocol (IGRP)
     IGRP (Interior Gateway Routing Protocol) adalah juga protocol distance vector yang diciptakan oleh perusahaan Cisco untuk mengatasi kekurangan RIP. Jumlah hop maksimum menjadi 255 dan sebagai metric, IGRP menggunakan bandwidth, MTU, delay dan load. IGRP adalah protocol routing yang menggunakan Autonomous System (AS) yang dapat menentukan routing berdasarkan system, interior atau exterior. Administrative distance untuk IGRP adalah 100.

Border Gateway Protocol (BGP)

     Border Gateway Protocol (BGP) adalah sebuah sistem antar autonomous routing protocol. Sistem autonomous adalah sebuah jaringan atau kelompok jaringan di bawah administrasi umum dan dengan kebijakan routing umum. BGP digunakan untuk pertukaran informasi routing untuk Internet dan merupakan protokol yang digunakan antar penyedia layanan Internet (ISP).

Senin, 07 Oktober 2019

7 OSI layer beserta protocolnya

Application Layer

Lapisan ke-7 ini menjelaskan spesifikasi untuk lingkup dimana aplikasi jaringan berkomunikasi dengan layanan jaringan. Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program E-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya. Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan mengatur bagaiman aplikasi dapat mengakses jaringan dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan.

Protokol yang berada dalam lapisan ini :

1. HTTP (Hyper Text Transfer Protocol)
Protokol ini yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dan web dalam sebauh web browser, melalui (World Wide Web) WWW. HTTP juga merupakan protokol yang meminta dan menjawab antar klien dan server. 
2. FTP (File Transfer Protocol)
Protokol internet yang berjalan dalam layer aplikasi yang merupakan standar untuk mentransfer file komputer antar mesin-mesin dalam sebuah jaringan internet.
3. NFS (Network File System)
Jaringan protokol yang memungkinkan pengguna di klien komputer untuk mengakses file melalui jaringan dengan cara yang sama dengan bagaiman penyimpanan lokal yang diaksesnya.
4. DNS (Domain Name System)
Protokol ini digunakan untuk memberikan suatu nama domain pada sebuah alamat IP agar lebih mudah diingat.
5. POP3 (Post Office Protocol)
Protokol yang digunakan untuk mengambil E-mail dari suatu mail transfer agent yang akhirnya E-mail tersebut akan di download kedalam jaringan lokal.
6. MIME (Multipurpose Internet Mail Extension)
Protokol yang digunakan untuk mengirim file binary dalam bentuk teks.
7. SMB (Server Message Block)
Protokol yang digunakan untuk mentransfer server-server file ke DOS dan Windows.
8. NNTP (Network News Transfer Protocol)
Protokol yang digunakan untuk menerima dan mengirim newsgroup.
9. DHCP (Dynamic Configuration Protocol)
Layanan yang memberikan alamat IP kepada komputer yang meminta nya secara otomatis.


6. Presentation Layer :


Lapisan ke-6 ini berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan.

Protokol yang berada dalam level ini :
1. TELNET (Telecommunication Network)
Protokol yang digunakan untuk akses remote masuk ke suatu host, data berjalan secara lain teks.
2. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
Salah satu protokol yang biasa digunakan dalam pengiriman E-mail di internet atau untuk mengirimkan data dari komputer pengirim E-mail ke server E-mail penerima.
3. SNMP (Simple Network Management Protocol)
Protokoll yang digunakan dalam suatu manajemen jaringan.


5. Session Layer :


Lapisan ke-5 ini berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.
Protokol yang berada dalam lapisan ini :
1. NetBIOS
Berfungsi sebagai penyiaran pesan maksud nya memungkinkan user mengirim pesan tunggal secara serempak ke komputer lain yang terkoneksi.
2. NetBEUI (NetBIOS Extendeed User Interface)
Berfungsi sama dengan NetBIOS hanya sedikit dikembangkan lagi dengan menambahkan fungsi yang memungkinkan bekerja dengan beragam perangkat keras dan perangkat lunak.
3. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol)
Berfungsi protokol ini memantau aliran data diantara dua komputer dan untuk memeriksa aliran data tersebut tidak terputus.
4. PAP (Printer Access Protocol)
Berfungsi printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk dan untuk mengendalikan bagaimana pola komunikasi antar node.
5. SPDU (Session Protocol Data Unit)
Berfungsi mendukung hubungan antara dua session service user.


4. Transport Layer :

Lapisan ke-4 ini berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (Acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadap paket-paket yang hilang ditengah jalan. 
Protokol yang berada dalam lapisan ini :
1. TCP (Transmission Control Protocol)
Protokol yang menyediakan layanan penuh lapisan transport untuk aplikasi.
2. UDP (User Datagram Protocol)
Protokol Connectionless dan proses-to-proses yang hanya menambahkan alamat port, checksum error control dan panjang informasi data pada layer di atasnya.


3. Network Layer :
Lapisan ke-3 ini berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.
Protokol yang berada dalam lapisan ini :
1. IP (Internetworking Protocl)
Mekanisme transmisi yang digunakan untuk mentransportasikan data dalam-dalam paket yang disebut datagram.
2. ARP (Address Resulotion Protocol)
Protokol yang digunakan untuk mengetahui alamat IP berdasarkan alamat fisik dari sebuah komputer.
3. RARP (Reverse Address Resulotion Protocol)
Protokol yang digunakan untuk mengetahui alamat fisik melalui IP komputer.
4. ICMP (Internet Control Message Protocol)
Mekanisme yang digunakan oleh sejumlah host untuk mengirim notifikasi datagram yang mengalami masalah pada hostnya.
5. IGMP (Internet Group Message Protocol)
Protokol yang digunakan untuk memberi fasilitas message yang simultan kepada group penerima.


2. Data-link Layer :

Lapisan ke-2 ini berfungsi untuk menentukan bagaiman bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalaman perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menentukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).

Protokol yang berada dalam lapisan ini :
1. PPP (Point to Point Protocol)
Protokol yang digunakan untuk Point to Point pada suatu jaringan.
2. SLIP (Serial Line Internet Protocol)
Protokol yang digunakan untuk menyambung serial.


1. Physical Layer :

Lapisan ke-1 ini berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (Seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaiman Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.

Protokol yang berada dalam lapisan ini :
Tidak mempunyai protokol yang spesifik di layer ini, bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem, pada layer ini hanya mengirimkan bit bit data.

Jenis-jenis OSI layer 7 dan protocolnya

1).OSI Layer adalah standar komunikasi yang diterapkan didalam jaringan komputer. Standa itulah yang menyebabkan seluruh alat komunikasi dapat saling berkomunikasi melalui jaringan. Model referensi OSI (Open Systems Interconnection) menggambarkan bagaimana informasi dari suatu software aplikasi di sebuah komputer berpindah melewati sebuah media jaringan ke suatu software aplikasi di komputer lain. Model referensi OSI secara konseptual terbagi ke dalam 7 lapisan dimana masing-masing lapisan memliki fungsi jaringan yang spesifik.